Thursday, October 16, 2008

rindu istrinya

izinkan saya bersedih karena rindu. dari kamar yang berantakan, saya membayangkan istri jauh di yogya, terlelap pulas dengan perut membuncit enam bulan usia kandungan.

saya terakhir kali bertemu lebaran lalu. saya bahagia ketika itu, karena ia bisa bersama saya di jakarta. tapi setelah ia kembali ke yogya, kembali pula saya sendirian. dan di pagi buta begini, saya belum mampu tertidur. saya rindu istri. dan saya bersedih karenanya.

saya sayang sekali padanya. dia perempuan yang baik, cantik, kadang juga lugu sekali. hal terakhir yang saya sebut, belakangan, membuat saya sering tersenyum sendiri. dan saya makin mencintainya. sungguh.

saya tidak sabar menunggu tujuh november. saya akan ke yogya, menjemputnya untuk membawa ke jakarta. ada rencana tujuh bulanan kandungan. untuk itu saya perlu cuti.

semoga semua lancar, semoga semua berjalan baik-baik saja. semoga rindu ini terbayar ketika suaranya terdengar dan wajahnya terlihat esok hari, meski hanya sesaat lewat telepon.

saya rindu sekali, cinta sekali... padamu, perempuan yang bersemayam jauh di kalbu...

0 comments: