pada ruang
pada ruang kota dan setiap ruas jalan
dan keindahan pernah bersemayam
tak ada yang perlu disesalkan
kutarik anak panah
menusuk perih kenangan
bayang-bayang mati terkapar
pada setiap tubir senja dan matahari sunyi
dan senyummu yang sesekali singgah
tak pula ada yang perlu ditangisi
kuempaskan semua tanda tanya
melayang-layang rindu terhantam
juga ketika malam perlahan menjemput pagi
dan masih saja engkau mematri hati
tak semestinya menari-nari amarah
kukubur mimpi ke tanah
kuinjak keras-keras
aku tak ingin terbelah
pada segala yang akan datang
kuucapkan selamat tinggal kebekuan
lorong hampa masa silam
sendirian
tak ada yang perlu disesalkan...
Monday, October 27, 2003
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment