Tuesday, December 19, 2006

tak akan pernah siap

sesungguhnya kita akan pergi
jauh sekali
meninggalkan semua ini
tiada pernah kembali

kita akan rebah di tanah
menjadi humus setelah belatung menguyah
tiada kita bisa
tak akan pernah mampu meronta
protes menjadi sia-sia

mulut kita terkunci
tangan kita lumpuh
mata kita buta
semua bicara tanpa dusta

kita pergi
akan pergi kawan
dan kita sesungguhnya
tak akan pernah siap
sedikit pun tak siap
karena kita
terlalu memuja dunia...

4 comments:

ndrit said...

bener...

me said...

lo tuh tiap hari buka ini ya?

Auf Klarung said...

Kita semua akan pergi dan menjadi debu.
Dan alangkah baiknya jika kita mempergunakan waktu yang selalu terburu-buru berlari dengan sebaik-baiknya.
Hidup ini bukan milik kita dan alangkah baiknya jika bukan dunia yang kita puja.
Apa yang harus kita pegang untuk berjalan di dalam dunia ini?
Yang selalu kita lakukan dengan meraba-raba walaupun cahaya terang itu ada.

me said...

ICA: iiii... cape dew...