Tuesday, September 27, 2005

batu dan bocah

bocah-bocah itu memainkan batu-batu koral
mendorong-dorongnya
membayangkan sebagai tamiya
di lorong jalan layang
ketika kota ini begitu garang memanggang

brum, brum, brum...
batu-batu tak mengeluarkan asap
seperti mobil-mobil mewah yang pongah
tak seperti metromini yang ringkih tertatih

2 comments:

Shama said...

pak pejabat liat nih anak bangsa kita... :(

me said...

hehehe... :)